Senin, 14 Mei 2012

BBM ku Naik Gizi ku Turun



1716398076p.jpgANGKA kasus kurang gizi dan gizi buruk dikhawatirkan akan meningkat akibat kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM). Untuk itu, pemberian bantuan langsung tunai atau BLT perlu disertai dengan sosialisasi pengetahuan gizi kepada penerima bantuan agar dana bantuan dari pemerintah itu tepat sasaran dan memberi manfaat yang sangat bermakna bagi perbaikan gizi masyarakat. Faktor utama yang langsung mempengaruhi status gizi masyarakat adalah tingkat konsumsi pangan dan status kesehatan. Dengan naiknya harga BBM, maka harga produk pangan akan naik sehingga bisa menurunkan tingkat konsumsi pangan di kalangan masyarakat, kata Martianto Drajat dari Departemen Gizi Masyarakat Institut Pertanian Bogor (IPB), Senin (3/6), saat dihubungi dari Jakarta.
Terkait hal itu, pemerintah harus segera mengantisipasi masalah tersebut dengan meningkatkan sosialisasi mengenai pola pengasuhan pada anak. Di tengah krisis pangan yang diperparah oleh kenaikan harga berbagai bahan kebutuhan pokok, para orang tua harus memprioritaskan kebutuhan gizi pada anak mereka terutama yang masih berusia di bawah lima tahun.Selain itu, pemerintah diharapkan tidak sekadar memberikan bantuan langsung tunai pada masyarakat miskin tanpa disertai pendampingan bagaimana pengelolaan keuangan keluarga yang tepat. Tanpa adanya sosialisasi mengenai pengetahuan gizi keluarga, bantuan itu tidak akan memberi dampak secara bermakna bagi perbaikan gizi masyarakat miskin.
Direktur Bina Gizi Masyarakat Departemen Kesehatan Ina Hernawati menyatakan, Depkes secara rutin telah melakukan berbagai upaya perbaikan gizi masyarakat. Salah satunya, dengan memberikan makanan pendamping ASI bagi anak-anak balita dalam kegiatan posyandu di seluruh provinsi di Tanah Air. "Kami juga mengimbau agar masyarakat melakukan diversifikasi pangan sehingga tidak lagi tergantung pada beras sebagai sumber makanan pokok, " ujarnya.Untuk menanggulangi masalah gizi kurang, dalam jangka pendek pemerintah melakukan perawatan kasus di rumah sakit sesuai prosedur yakni mengatasi keadaan kritis, mengobati penyebab penyakit dan menaikkan berat badan. Pada fase pemulihan, dilakukan upaya peningkatan status gizi dari gizi buruk jadi gizi baik melalui pemberian makanan bergizi dan waktu kontrol ulang di puskesmas atau RS.Secara periodik, kader melakukan surveilans ulang kasus balita gizi kurang serta pemberian makanan pendamping ASI bagi balita usia enam sampai 24 bulan dari keluarga miskin.
Pemerintah juga melakukan sosialisasi perbaikan pola asuh pemeliharaan balita seperti promosi pemberian ASI secara eksklusif sampai bayi umur enam bulan, penimbangan berat badan balita secara teratur di posyandu untuk deteksi dan rujukan dini kasus gizi kurang.Berdasarkan data Depkes, jumlah kasus gizi kurang dan gizi buruk menurun dalam beberapa tahun terakhir. Pada tahun 2004, jumlah balita gizi kurang dan gizi buruk sebanyak 5,1 juta jiwa. Kemudian pada tahun 2006, jumlah balita gizi kurang dan bur uk turun jadi 4,28 juta anak, dan 944.246 orang di antaranya balita risiko gizi buruk.   Pada tahun 2007, angka kasus balita gizi kurang dan buruk turun lagi jadi 4,13 juta anak, dan 755.397 orang di antaranya tergolong balita risiko gizi buruk. Sedangkan h asil surveilans gizi menunjukkan, kasus gizi buruk yang ditemukan dan ditangani 76.178 (tahun 2005), kemudian turun jadi 50.106 penderita (2006), dan tahun 2007 ada 39.080 orang.





Sumber: -Kompas.com
-Hima bidang Sospol

Sabtu, 12 Mei 2012

open house & try out poltekkes







OHTOP (Open House dan Try Out Poltekkes Bandung)

Poltek Fair itu rangkaian acara OHTOP, jadi bakalan ada semacam pameran poltekkes dan stand-stand per jurusan. Disana kamu bisa mengenal poltekkes lebih dalam,, jadi nanti ga salah pilih dalam memilih jurusan.
Try Out nya tentang soal-soal SIPENMARU (Tes Masuk) Poltekkes, semacam gambaran soal yang akan di ujikan nanti ketika SIPENMARU yang asli.
So, What are you waiting for??? biar kamu lebih siap buat ngadepin SIPENMARU,, buruan boking tiket nya dari sekarang, tempat terbatas !!
jangan lupa buat ajakin teman-temanmu yang lain :)



Kamis, 10 Mei 2012

30 SINGKATAN WAJIB TAU di DUNIA MAYA



Internet kayanya udah jadi kebutuhan sehari-hari. Setuju ? ya ya ya …. Apalagi buat kamu yang tiada hari tanpa buka internet, entah sekedar berselancar cari informasi dan hiburan atau yang sekedar chatting dan twitteran sambil ngecek semua akun sosialnya. Hehehe. Sebagai pengguna internet, kamu pasti ketemu beragam singkatan yang sering ada di dunia maya, baik yang muncul dengan sendirinya atau yang memang sering digunakan. Tapi udah tau belum sih makna dan kepanjangan dari setiap singkatan tersebut? Seperti yang ada di daftar satu ini :


AFAIK      : As Far As I Know

ASAP       : As Soon As Possible
ATM         : At The Moment
BBFN        : Bye Bye For Now
CFV         : Call For Votes
CMIIW      : Correct Me If I’m Wrong
CYE          : Check Your Email
FAQ          : Frequently Asked Questions
GAL         : Get A Life
GBTW      : Get Back To Work
HAND        : Have A Nice day
HHOK        : Ha Ha Only Kidding
HTH           : Hope This Help
HTTP        : Hypertext Transfer Protokol
HTML        : Hyperetxt Markup Languange
IAC           : In Any Case
IDTS         : I Don’t Think So
IMHO       : In My Humble Opinion
IMNERHO : In My Not Even Remotely Humble Opinion
ISP          : Internet  Service Provider
IYKWIM   : If You Know What I Mean
NOOB     : newbie
OOT       : Out Of Topic
RFD        : Real Soon Now
TIA        : Thanks In Advance
URL       : Uniform Resource Locator
WRT     : With Regard
WWW    : World Wide Web

          Sebenarnya masih banyak lagi singkatan yang bertebaran, bahkan jumlahya pun semakin banyak tiap harinya. Dunia maya yang menawarkan kecepatan memang menuntut kita sebagai pengguna juga untuk turut efisien dalam mengoperasikannya, salah satunya adalah pengguna singkatan seperti diatas.

 


Sumber : siswanti@yahoo.co.id/koran PR

Sabtu, 07 April 2012

SILATURAHMI KELILING ( Gizi & Analis Kesehatan )


                   Akhir maret, tepatnya tanggal  31 Maret 2012 HIMA gizi poltekkes kemenkes bandung berkunjung ke salah satu pengurus HIMA yang ada di poltekkes  . Kunjungan pertama HIMA gizi ini merupakan salah satu proker (program kerja) bidang sospol yang terbaru. Program kerja bidang sospol ini disebut sebagai Silaturahmi Keliling atau singkatnya SILING. SILING ini dilaksanakan setiap per triwulan sekali. Kunjungan pertama HIMA gizi yaitu analis kesehatan yang sama-sama berada di kawasan gunung batu Cimahi. Sedangkan SILING selanjutnya HIMA gizi akan berkunjung ke pengurus HIMA Kesehatan Lingkungan yang masih sama berada di kawasan gunung batu Cimahi.

                 Tujuan dilaksanakan SILING ini tak lain untuk mempererat tali silaturahmi antar pengurus HIMA di masing-masing jurusan , karena kita tau selama ini walaupun kita dalam satu kawasan pendidikan yang sama namun tak pernah sekalipun pengurus HIMA antar jurusan saling bercengkrama. Tujuan lain SILING ini yaitu sebagai sarana sharing antar pengurus HIMA agar mereka mengetahui program kerja apa saja yang dilakukan pengurus HIMA masing-masing jurusan selama satu periode ataupun pertriwulan. SILING ini juga diharapkan mampu membandingkan program kerja yang satu dan lainnya, ataupun kita bisa saling bertukar program kerja agar menjadikan suatu kegiatan yang menarik dan tidak membosankan. 

analis kesehatan with gizi =)


 Anggota SOSPOL feat koordinator SOSPOL


 koordinator SOSPOL jurusan HIMA Gizi (teh ayu) ... :)